Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Nasionalisme 3 Kepala Daerah Dipertanyakan

Nasionalisme 3 Kepala Daerah Dipertanyakan - Aksi.co

Penulis Aksi | Wednesday 1 October 2014

ahmad heryawan (620 x 350)BANDUNG –  Sedikitnya ada tiga kepala daerah di Jawa Barat yakni Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dan Bupati Indramayu Anna Sophanah, terancam terkena sanksi sosial dan dipertanyakan rasa nasionalismenya.

Pakar ilmu pemerintahan Universitas Padjadjaran, Muradi mengatakan ketidakhadiran ketiga kepala daerah tersebut dalam Hari Kesaktian Pancasila, kemarin, jelas dipertanyakan, dan harus dikenai sanksi tegas, karena tidak menghargai arti dan pedoman atau isi Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Ketiga pejabat negara tersebut yang tidak hadir dalam acara Hari Kesaktian Pancasila tanpa alasan yang jelas juga dinilai telah melanggar disiplin pejabat negara. Sanksinya tidak hanya sanksi sosial saja. Bisa saja merembet ke sanksi lainnya, yang tentunya identik dengan nasionalisme mereka,” tandas Muradi kepada wartawan, kemarin.

Muradi menambahkan, sebagai pejabat publik seharusnya ketiga kepala daerah hadir di acara sangat sakral tersebut. “Jika tidak hadir, alasannya harus seimbang. Jadi wajar, jika nasionalisme ketiga kepala daerah tersebut dipertanyakan,” ujar Muradi.

Sementara itu ratusan pegawai negeri sipil Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengikuti apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22 Kota Bandung, kemarin. Pada upacara tersebut dibacakan ikrar berisi kebulatan tekad dalam mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Selain PNS Pemprov Jabar, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga dihadiri oleh beberapa pejabat daerah seperti dari Satpol PP Jawa Barat, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Kodam III Siliwangi dan jajaran Polda Jabar serta sejumlah kepala dinas di lingkup Pemprov Jabar.

Suasana Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemprov Jabar terkesan tidak seramai tahun kemarin, namun upacara tetap berjalan khidmat meski tanpa Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.  (iwa)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply