Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Tim Ekonomi Gagap Tangkap Peluang Besar dari Raja Salman

Tim Ekonomi Gagap Tangkap Peluang Besar dari Raja Salman - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 18 March 2017

Luar biasa!!! di China, Raja Salman meneken kontrak kerjasama ekonomi senilai Rp. 866 triliun. Bandingkan dengan di Indonesia yang hanya Rp. 93 triliun.

Sehingga patut dipertanyakan kenapa realisasi kerjasama investasi Raja Salman antara di China dan Indonesia berbeda sangat jauh. Padahal, sebelumnya tersiar kabar bahwa di Indonesia Raja Salman akan meneken kontrak kerjasama senilai Rp 334 triliun, namun kenyataanya yang terealisasi hanya Rp 93 triliun.

Bila membandingkan dalam hal penyambutan, bisa dibilang di Indonesia lah, Raja Salman mendapatkan penyambutan yang luar biasa. Presiden Jokowi langsung MENYAMBUT di kaki tangga pesawat.

Bahkan, Presiden Jokowi sendiri turun tangan MEMAYUNGI Raja Salman ketika kehujanan di Istana Bogor, meskipun presiden harus basah kusup.

Sehingga patut ditelusuri apa penyebab Raja Salman sampai mengecilkan nilai investasinya di Indonesia. Pemerintah harus terbuka soal ini. Jangan sampai isu ini hanya menjadi isu liar di masyarakat.

Untuk mengerek pertumbuhan ekonomi yang saat ini jalan di tempat, Indonesia sangat membutuhkan dana investasi dalam jumlah besar. Dan kehadiran Raja Salman beberapa waktu yang lalu merupakan sebuah peluang emas. Sayang realisasinya meleset jauh dari ekspektasi yang berkembang.

Tentu sementara ini yang bisa disorot adalah tim ekonomi yang bisa dianggap gagal mengeksekusi peluang ini. Patut disayangkan, peluang yang sudah datang di depan dibiarkan lewat begitu saja.

Mestinya selain menggelar karpet merah di Bandara Halim Perdana Kusuma, pemerintah juga perlu ‘menggelar’ karpet merah di bidang kerjasama ekonomi. Mengecilnya investasi Raja Salman bisa disebabkan kegagapan tim ekonomi dalam menyediakan bidang investasi yang diinginkan Raja Salman. Diharapkan pemerintah segera terbuka soal ini.

 

Oleh: Sya’roni, Ketua Presidium PRIMA (Perhimpunan Masyarakat Madani)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply