Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Wakil Ketua DPRD Ciamis Desak Pemerintah untuk Atur Keberadaan Pasar Modern

Wakil Ketua DPRD Ciamis Desak Pemerintah untuk Atur Keberadaan Pasar Modern - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 5 January 2017

Wakil Ketua DPRD Ciamis Desak Pemerintah untuk Atur Keberadaan Pasar ModernPasar tradisional merupakan salah satu penggerak dari sektor ekonomi mikro. Masih banyak masyarakat yang tergantung serta membutuhkan pasar tradisional. Maka dari itu, pemerintah wajib memberikan perlindungan terhadap keberadaan UMKM dan koperasi serta pasar tradisional agar tidak tergerus oleh pesatnya pasar modern.

Pemerintah wajib melindungi dan menciptakan sistem pengelolaan pasar yang baik agar dapat mensejahterakan masyarakat sekaligus memberi kontribusi bagi pemerintah daerah.

pemerintah juga wajib untuk memberikan perlindungan kepada usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi serta pasar tradisional dari gangguan pasar modern.

Fasilitas pasar meliputi kios, lapak, toko, dan kekayaan lainnya yang tidak berupa tanah yang terdapat di area pasar bisa dimanfaatkan dengan disewakan kepada masyarakat.

Jangka waktu penyewaan paling lama lima tahun dan dapat diperpanjang. Hasil penerimaan sewa disetor ke kas daerah sebagai bentuk kontribusi kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Mamat Rahmat, mendesak pemerintah agar dapat mengatur dan menata keberadaan dan pendirian pasar modern di suatu wilayah tertentu, supaya tidak merugikan dan mematikan pasar tradisional, UMKM dan koperasi yang telah ada dan memiliki nilai historis yang dapat menjadi aset pariwisata.

“Wilayah Kota Ciamis tidak bisa disejajarkan dengan kota-kota yang sudah maju di bidang usaha, seperti keberadaan pasar modern, sehingga perlu adanya aturan yang bisa memberikan dampak positif terhadap usaha masyarakat saat ini,” tutur Mamat.

Meski begitu, bukan berarti pemerintah daerah alergi terhadap pasar modern. Namun, akan lebih baik jika pemerintah melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum mendirikan pasar modern.

“Apabila pasar modern didirikan dekat dengan pasar tradisional, maka dapat mengakibatkan persaingan yang ketat,sehingga perlahan-lahan bisa mematikan usaha pedagang pasar,” imbuhnya.

Lokasi pendirian pasar baik pasar tradisional, modern, ataupun pusat perbelanjaan wajib mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan memenuhi persyaratan ketentuan perundang-undangan.

 

Evi Yusnita

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply