Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Jambi Kekurangan Pasokan Cabai

Jambi Kekurangan Pasokan Cabai - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 1 November 2014

Jambi Kekurangan Pasokan CabaiAksi. Jambi kekurangan pasokan cabai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat karena sentra budi daya tanaman tersebut di provinsi ini terlambat panen, kata Kepala Badan Ketahanan Pangan, Hartono, Sabtu.

Dia mengatakan, akibat kekurangan pasokan, harga cabai di pasaran wilayah ini menjadi tinggi.

Kecilnya pasokan dari daerah Jambi juga karena dipengaruhi cuaca panas dan tebaran kabut asap sejak beberapa pekan terakhir, sehingga kebutuhan cabai di pasar induk pun tidak terpenuhi.

Idealnya, kata dia, dalam satu hari, pasokan cabai yang harus tersedia di pasar induk Jambi sebanyak 20 ton. Namun sejak satu bulan terakhir, pasokan cabai kurang dari 20 ton.

“Pasokan cabai untuk Jambi satu bulan ini tidak terpenuhi, padahal sudah dibantu pasokan dari luar daerah seperti cabai dari Bengkulu, Sumatra Selatan dan Sumatera Barat,” katanya.

Jika sentra produksi cabai Jambi tidak terlambat panen, pasokan cabai di pasar induk tradisional biasanya akan mencapai 20 ton bahkan lebih. Sentra cabai Jambi yang terlambat panen yakni Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Kayu Aro dan Kabupaten Kerinci.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Filda Deviarni, mengatakan, di beberapa pasar tradisional daerah setempat harga komoditas cabai merah memang mengalami kenaikan.

Di Pasar Induk Angsoduo, cabai merah keriting mengalami kenaikan harga dari Rp38 ribu/kilogram menjadi Rp40 ribu/kilogram atau naik sebesar lima persen. Cabai merah biasa mengalami kenaikan harga dari Rp36 ribu/kilogram menjadi Rp38 ribu/kilogram atau mengalami kenaikan sebesar enam persen.

Di pasar tradisional Simpang Pulai, cabai merah keriting mengalami kenaikan harga dari Rp40 ribu/kilogram menjadi Rp42 ribu/kilogram atau naik sebesar lima persen, cabai merah biasa mengalami kenaikan harga dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu atau mengalami kenaikan sebesar lima persen.

“Sementara di pasar tradisional Talang Banjar kota Jambi, cabai merah biasa mengalami kenaikan harga dari Rp36 ribu/kilogram menjadi Rp38 ribu/kilogram atau naik sebesar enam persen. Penyebab kenaikan harga cabai merah ini karena berkurangnya pasokan di pasaran,” kata Filda. (Baca juga: Ratusan Ton Ikan Mati Petani Rugi Miliaran)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply