Username

Password

Remember me

Register

Recover password

2017, Pembangunan Jembatan Beton di Lokasi Banjir Bandang

2017, Pembangunan Jembatan Beton di Lokasi Banjir Bandang - Aksi.co

Penulis Mochammad Gungun | Friday 22 April 2016

jembatan-rusakBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat akan membuat jembatan darurat untuk menggantikan jembatan beton yang putus di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin. Sementara jembatan kayu yang hancur di Desa Wangunsari dan Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, telah dibangun kembali.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat Rony Rudyana seusai meninjau lokasi bencana di Sindangkerta, Jumat, 22 April 2016. Menurut dia, secara umum akses masyarakat di Cililin dan Sindangkerta sudah relatif membaik dan tak ada masyarakat yang terisolir.

“Karena yang jembatan yang putus di Sindangkerta itu jembatan kayu, kami membuat jembatan kayu lagi. Itu sudah selesai, karena dikerjakan secara bergotong-royong dengan masyarakat, unsur desa/kecamatan, polisi/TNI. Semua saling membantu supaya tidak ada warga yang terisolir,” kata Rony.

Untuk jembatan di Rancapanggung, dia menuturkan, BPBD akan membikin jembatan darurat berupa jembatan terapung dari rakit yang dilengkapi tali pengaman. “Jembatan terapung pakai tali itu besok akan kami drop. Ini untuk sementara. Kalau air sungai sedang tinggi atau deras, kami imbau masyarakat tidak memaksakan lewat,” katanya.

Perbaikan secara permanen untuk jembatan beton sepanjang 15 meter dan selebar 4 meter itu, terang dia, telah dikoordinasikan dengan pihak Bina Marga. Pembangunan kembali jembatan beton akan dianggarkan ada rancangan perubahan APBD 2016 atau selambat-lambatnya pada rancangan APBD 2017.

Mengenai jalan yang tertutup longsor di Desa Buninagara dan Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, Rony menyatakan bahwa material longsor masih diupayakan pembersihannya. “Jalan itu tidak bisa dimasuki alat berat, sehingga tanah longsor harus dibersihkan secara manual. Motor dan mobil masih belum bisa lewat, tapi gotong-royong teBanjirrus dilaksanakan,” tuturnya.

Sejauh ini, warga di Sindangkerta yang sempat mengungsi mayoritas sudah kembali ke rumahnya masing-masing. “Yang diungsikan itu hanya korban banjir bandang yang rumahnya tersapu, yaitu di Wangungsari. Logistik darurat sudah kami kirimkan ke berbagai lokasi bencana,” ucapnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply