Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Didatangi Anggota Forkma CSI, OJK Janji Cari Solusi Terbaik

Didatangi Anggota Forkma CSI, OJK Janji Cari Solusi Terbaik - Aksi.co

Penulis Aksi | Wednesday 21 December 2016

Didatangi Anggota Forkma CSI, OJK Janji Cari Solusi TerbaikPuluhan anggota Forkoma (Forum Komunikasi Anggota) KSPPS BMT CSI (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah-Baitul Maal Wat Tamwil-Cakrabuana Sukses Indonesia), menyambangi Kantor Regional 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat di Jl. Ir H. Juanda No. 152 Bandung, Rabu (21/12).

Ini “pergerakan” Forkoma CSI yang ke dua, setelah sehari sebelumnya (Rabu, 20/12), mendatangi Gedung DPRD Jawa Barat di Jalan Diponegoro No 27 Bandung, dan diterima oleh Ketua DPRD Ineu Purwadewi.

“Pertemuan ini serba mendadak. Tadinya, saya tidak akan menerimanya. Pertimbangannya, kita sama-sama prihatin dan demi sesama mahluk sosial,” ujar Kepala OJK Jabar, Sarwono yang didampingi Kepala OJK Cirebon, Muhammad Lutfi.

Intinya dalam pertemuan sekitar 25 menit itu OJK diwakili Sarwono dan Muhamad Lutfi, menerima keluhan tentang penutupan rekening PT CSI (29/11/2016) plus penahanan dua pengurus M Yahya dan Iman Santosa (25/11/2016) oleh pihak berwajib.

Diketahui PT CSI telah dilaporkan oleh OJK dan satgas Waspada Investasi ke Bareskrim atas dugaan tindak pidana melakukan penghimpunan dana berdasarkan prinsip syariah tanpa izin usaha sebagaimana dimaksud pasal 59 UU 21/2008 tentang Perbankan Syariah. Hasil penyidikan Bareskrim menjerat nya dengan tindak pidana pencucian uang sesuai pasal 5 UU 8/2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Menanggapi persoalan pelik ini, Sarwono mengatakan, persoalan ini bersifat debatable, dan ia mengaku akan mencoba mencari solusinya untuk memecahkan persoalan tersebut.

“Kita akan bersama-sama mencari solusinya. Keprihatinan bagi para anggota adalah hal yang utama kita pikirkan dan mencari solusinya dengan baik,” tandas Sarwono.

Usai melakukan pertemuan dengan OJK, rombongan Forkoma CSI melakukan kunjungan ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sekda Prov. Jabar di Jl. Mundinglaya No. 12 Bandung. Di Kantor ini mereka diterima oleh staf ahli dua legislator DPD asal Jawa Barat Eni Sumarni dan Aceng Fikri.

Koordinator Forkoma CSI, Suharso mengatakan, hasil pertemuan dengan staf ahli DPD RI merumuskan bahwa, terkait masalah pembekuan rekening Forkoma CSI, DPD akan melakukan Rapat Dengan Pendapat (RPD) pada tanggal 22 Januari 2017, dan Suharso mengaku telah mempunyai gambaran umum kedepanya

Tatkala ditanya oleh wartawan, apa yang dimaksud dengan gambaran umum ke depannya. Suharso menjawab “Intinya, masih ada saling-silang antara kewenangan OJK sebagai bukan ranahnya, namun kami sebagai anggota koperasi kena getahnya. Ini PR besar kami selanjutnya mencari titik terang di tingkat lanjut, dan dalam waktu dekat ini kami akan mengadukan permasalahan ini ke DPR RI”.

Menanggapi kegiatan anggota Forkoma CSI hari ini, Tokoh Jawa Barat, Eka Santosa mengapresiasi langkah OJK dan DPD RI yang mau menampung keluhan para anggota Forkoma CSI. Namun Eka berpesan OJK harus segera menuntaskan permasalahan yang membelit para anggota Forkoma CSI tersebut karena hal ini, menurut Eka, menyangkut nasib ribuan masyarakat.

“Sepakat yang kita cari dalam permaslahan ini adalah mencari solusi dari 15.964 anggotanya yang terhimpun pada sekitar 60.000 orang yang terlibat di dalamnya. Ini menyangkut nasib rakyat. Seharusnya, negara tidak mengabaikannya, apa lagi katanya ada Rp 2,3 T yang beku,” tandas Eka.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Didatangi Anggota Forkma CSI, OJK Janji Cari Solusi Terbaik”

  1. Ojk seperti lembaga yang mubadzir….

  2. Hey para penyelenggara negara… kalian suruh kami hormati hukum?hahahaha bego lu…!!!! Dimanapun dinegara manapun…. rakyat henya memegang teguh nilai2 keadilan… justru hukumlah yg ada dibawah nilai2 keadilan…. kami bukan org2 bodoh…. hukum itu hanya dibuat atas dasar kepentingan pejabat negara… kalo mau patuh hukum kalian yg hrs patuh…. koq malah kami yg disuruh hormati hukum? Ingat ya…. kalian belajar uud 45 tidak? Pemerintah tertinggi adalah rakyat… kalian cm kuli2 kami…. kami yg gaji heh para orang2 dungu tolol….. sini saya ajarkan kalian hukum….

  3. Drs. SAPAAT says:

    semoga ada solusi amin

Leave a Reply