Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Pengadaan Meubelair Sudah Sesuai Aturan

Pengadaan Meubelair Sudah Sesuai Aturan - Aksi.co

Penulis Aksi | Monday 20 March 2017

Pengadan Meubeulair Sudah Sesuai AturanPengadaan Meubelair yang dilakukan oleh Bagian Umum dan Perlengkapan (Bagumpal) Setda Kota Bandung tahun anggaran 2016 untuk 7 (tujuh) ruangan senilai Rp1,35 miliar dinilai sudah sesuai aturan.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Yayan A. Brillyana di Pendopo Kota Bandung usai mengikuti rapim, Senin (20/3/17). Menanggapi pemberitaan di beberapa media yang menyatakan pengadaan meubeulair di Setda Kota Bandung ada kejanggalan.

Lebih lanjut dikatakan oleh Kabag Humas, pengadaan Meubelair tersebut juga sudah dilakukan pengecekan barang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI , dan dinilai tidak ada permasalahan.

“Pengadaan Meubelair ini, sudah sesuai aturan dan dinilai oleh BPK RI pada saat di cek tidak ditemukan permasalahan,” jelasnya.

Senada dengan Yayan, Kepala Bagumpal Setda Kota Bandung Dadang Dharmawan selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) mengatakan bahwa kegiatan pengadaan Meubelair tersebut sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan tahapan proses tender.

“Pengadaan tender meubelair tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Dadang juga menjelaskan ketujuh ruangan yang diisi oleh meubeulair hasil pengadaan tersebut diantaranya adalah, ruang rapat wibawa mukti, ruang rapat tata praja, ruang kerja sekda, ruang tunggu tamu, ruang kerja sekpri sekda, ruang kerja staff/KPP sekda dan ruang tim kebijakan.

Bahkan menurut Dadang, pengadaan meubeulair tersebut dapat menghemat sekitar Rp450 jutaan. “Awalnya Pagu anggarannya sekitar Rp1,8 miliar, tetapi berdasarkan penghitungan konsultan/tenaga ahli designer diperoleh HPS (Harga Perkiraan Sendiri) sekitar 1,4 miliar, dan kontrak pekerjaan sebesar Rp1.35 miliar,” jelasnya.

Sementara itu menurut Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda Kota Bandung Dedi Supandi, penentuan pemenang tender, dilakukan dengan sistem penilaian kualifikasi penyedia barang yaitu dilihat dari administrasi, teknis dan harga berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 beserta perubahan nya.

“Jadi penentuan pemenang tender bukan hanya berdasarkan pada harga terendah , tetapi ada beberapa faktor lainnya yang dijadikan dasarnya seperti kualitas barang dan syarat adminitrasi lainnya,” pungkasnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply