Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Thailand Buka Peluang Bekerjasama dengan Pemkot Bandung

Thailand Buka Peluang Bekerjasama dengan Pemkot Bandung - Aksi.co

Penulis Aksi | Wednesday 18 May 2016

pemkot bandungPemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong para pelaku usaha kreatif berkiprah di luar negeri. Setelah menjajaki kerja sama dengan Malaysia, giliran Thailand yang membuka pintu mereka.

Peluang kerja sama ekonomi dengan Thailand disepakati dalam kunjungan 20 pengusaha Negeri Gajah Putih tersebut ke Bandung, Selasa 17 Mei 2016 petang. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerima langsung mereka di Pendopo.

“Dalam hubungan dengan kota atau negara lain, saya selalu mengedepankan prinsip saling menghormati. Saya tidak mau Bandung jadi pasar saja bagi produk Thailand. Mereka juga harus membuka diri terhadap produk kita,” kata Ridwan, Rabu 18 Mei 2016 siang.

Keseriusan rencana kerja sama antara Bandung dan Thailand ditandai dengan pembentukan forum Bandung Bangkok Business Club (B3C) yang ditargetkan dalam empat pekan ke depan. Selanjutnya, para pengusaha Bandung akan berkunjung ke Thailand pada bulan Juli 2016.

Dalam pertemuan antara pebisnis dua kota di Pendopo Bandung, dilakukan penjajakan awal. Beberapa produk andalan dari Bandung diperlihatkan kepada para pengusaha Thailand. Produk yang paling menonjol adalah kerajinan, fesyen, dan kuliner.

Thailand termasuk salah satu negara yang saat ini banyak mengirimkan produk kosmetik ke Indonesia. Mereka juga merambah bisnis makanan, seperti es krim dan permen.

Menurut Ridwan, peluang mengembangkan kerja sama dengan Thailand amatlah besar. Produk-produk kreatif dari Bandung banyak diminati oleh anak-anak muda di Thailand.

Kerja sama dengan Thailand merupakan langkah terbaru Pemkot dalam mengembangkan UKM sektor kreatif. Pekan lalu Pemkot juga mematangkan kerja sama untuk memulai pembukaan toko-toko khas Bandung di Malaysia.

Ridwan menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung menyiapkan diri menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Ia yakin kota ini telah siap, terutama berkat para pegiat industri kreatifnya.***

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply