Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Mustopa Dwi Putra Inginkan Perubahan BPD HIPMI Jabar

Mustopa Dwi Putra Inginkan Perubahan BPD HIPMI Jabar - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 16 August 2015

Mustopa Dwi PutraBakal Calon (Balon) Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Mustopa Dwi Putra yang juga mantan Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok mengatakan, dirinya ingin ada semacam perbaikan dan perubahan kegiatan BPD HIPMI Jawa Barat untuk ke depannya.

Hal tersebut diungkapkan Mustopa di hadapan Forum Wartawan Online (FWO) saat mengadakan pertemuan non formal/Bincang Santai dengan Media, Minggu, (16/8/2015), di Posko Pemenangan Mustopa Dwi Putra (Kang Mus), Jalan Terusan Gunung Batu Bandung.

“HIPMI Jawa Barat saat ini punya potensi yang besar, karena 60 persen anggotanya berusia muda,” kata Mustopa di awal paparannya.

“Selain itu HIPMI Jabar ada di 24 kab/kota dan ribuan anggota hipmi punya potensi beragam,” ujarnya.

Lebih lanjut Mustopa mengatakan, pihaknya menangkap banyak peluang di Jawa Barat, “Kami memiliki gagasan, reorientasi dan gerakan, karena hingga saat ini HIPMi Jabar belum banyak menjahit potensi di Jawa Barat,” tegasnya.

Mustopa pun mengungkapkan visi dan misi dirinya, Optimalisasi menjadi backbone anggota, sayangnya potensi tersebut belum dioptimalkan, karena HIPMI Jabar belum memiliki data yang lengkap.

“Misi inilah yang akan kita dahulukan, Kita akan mengumpulkan data dan informasi serta pertemuan rutin forum bisnis di kota dan kabupaten,” tegasnya.

Selain itu Mustopa berjanji akan mengoptimalisasi anggota HIPMi Jabar, Fungsi BPD HIPMI Jabar sebagai akselerator perlu ditingkatkan menjadi kordinator di Jabar, sehingga bisa menyelaraskan kebijakan.

“Sebagai contoh di Depok ada penyederhanaan perijinan, tapi hal tersebut tidak terjadi di semua daerah,” ungkap Mustopa.

“HIPMI dihuni para pengusaha pemula, biasanya terkendala perijinan dan permodalan, maka ketika Treatment HIPMI dan pengusaha besar disamakan, maka sudah tentu tidak Fair,” tambah Mustopa.

Lebih lanjut Mustopa mengungkapkan, optimalisasi pembinaan masih banyak celah, “Daerah kita terdapat 24 kab/kota, apabila dikembangkan dengan baik, akan menjadi aset yang besar, dan akan tumbuh pengusaha besar yang kompetitif,” katanya.

“Kita mesti membangun kemandirian, dan kita berencana membentuk koperasi induk, tapi saat ini masih belum terorganisasi. desentralisasi pembinaan BPD HIPMI Jabar akan berhasil bila BPC tumbuh di semua daerah. Apabila BPC tidak terbina, BPD bisa dikatakan tidak baik secara ukuran,” ujarnya.

Mustopa berharap, harus ada pertemuan rutin antar ketua bidang guna membahas masalah UKM dan organisasi, karena Hal itu yang kurang saat ini, dan BPD HIPMI Jabar harus menjadi fasilitator di daerah.

Mustopa mengakui hingga saat ini pembinaan di BPD HIPMI Jabar belum teroptimalkan dengan baik. Ada harapan yang belum terjawab di daerah, dikarenakan BPD belum intens di daerah-daerah.

“Saya berharap anggota BPD HIPMI Jabar punya nilai tambah dan masuk HIPMI bukan sosialita dan hanya mencari gengsi, tetapi mencari teman dan jaringan,” tegas Mustopa yang hingga saat ini sudah 8 tahun menjadi anggota HIPMI.

menurutnya, HIPMI sudah masuk ke ranah kampus, HIPMI telah meluncurkan HIPMI Perguruan Tinggi, dan Jawa Barat menjadi pelopor untuk HIPMI PT. “Ke depannya akan ada HIPMI go to School tingkat SMA dan SMK,” tukasnya.

Menurut info yang berkembang di daerah, Bakal Calon (Balon) Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Mustopa Dwi Putra atau akrab disapa Kang Mus, telah didukung 70 persen BPC yang ada di daerah-daerah.

Mekanisme pemilihan Bakal Calon (Balon) Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat yang akan berlangsung 25-27 Agustus 2015 di Garut, yaitu per BPC memiliki 5 suara, sehingga total keseluruhan suara adalah 120 suara, sedangkan BPD tidak memiliki suara.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co