Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Eka Santosa Akan Desak Presiden Turun Langsung Tangani Sungai Citarum

Eka Santosa Akan Desak Presiden Turun Langsung Tangani Sungai Citarum - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 15 April 2017

Eka Santosa Akan Desak Presiden Turun Langsung Tangani Sungai CitarumForum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum akan merekomondasikan kepada Pesiden Joko Widodo untuk menunjuk sebuah lembaga yang mengelola Sungai Citâum yang bertanggungjawab langsung kepada presiden. Pasalnya Pemprov Jabar selama ini tidak mampu mengelola dan melakukan perbaikan Sungai Citarum.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum F-DAS Citarum, Eka Santosa kepada AKSI, seusai melakukan dialog intensif bersama para pengurus F-DAS Citarum dari 11 Kota dan Kabupaten yang dilintasi Sungai Citarum dari Cisanti di Kab. Bandung hingga Muara Gembong di Kab. Bekasi, di Alam Santosa, Jalan Pasir Impun, Kabupaten Bandung, Sabtu (14/4).

“Kami siap untuk menjadi mitra pemerintah pusat dan turut mengamankan kebijakan Sungai Citarum,” tegas Eka.

Menurut Eka, identifikasi permasalahan penanganan Sungai Citarum, harus segera dilakukan baik di lapangan maupun di tataran kebijakan dan analisa akademis.

“Presiden RI akan diberikan gambaran utuh tentang kondisi Sungai Citarum yang melibatkan banyak instansi, lembaga, dan kepentingan lain, namun dalam kenyataan di lapangan terbilang “rakus” menelan anggaran negara dengan tanpa bukti sedikit pun di lapangan,” paparnya.

Lanjutnya, setidaknya, dalam tempo satu bulan ini (April 2017), konsep penanganan khusus Sungai Citarum harus sudah sampai di meja kerja Presiden. Bila diperlukan penyampaian rekomendasi ini akan melibatkan warga dan pegiat lingkungan yang peduli pada Sungai Citarum.

“Bila perlu kita hadir di Bundaran HI Jakarta. Karena air Sungai Citarum, mengalir ke Waduk Jatiluhur yang memasok air bersih ke Jakarta. Orang Jakarta harus sadar bahwa air Sungai Ciliwung juga berasal salah satunya dari Citarum yang telah menghabiskan dana Rp 30 triliun selama kurang lebih 10 tahun hasil dari APBN, APBD, pinjaman luar negeri dan dana sumbangan,” pungkas Eka.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply