Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Ketua Forkoma CSI: Abaikan Upaya Aneh Pengurus

Ketua Forkoma CSI: Abaikan Upaya Aneh Pengurus - Aksi.co

Penulis Aksi | Tuesday 14 March 2017

Ketua Forkoma CSI: Abaikan Upaya Aneh PengurusKabar terbaru dari pegiat Forum Komunikasi Anggota (Forkoma) Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI), Senin malam (13/3/2017) yang hadir lagi dari Cirebon di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung. Ini kediaman Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo yang sejak November 2016 diminta bantuannya memperjuangkan – pengembalian investasi dari sekitar 16.000–an anggota Koperasi CSI dari akumulasi dana sekitar Rp. 2,3 T, yang diduga “dibodongka” oleh pengurus atau pucuk pimpinannya.

Runtunannya, sejak pucuk pimpinan Koperasi CSI atau biasa dinamakan KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera, Yahya dan Iman Santoso ditahan di Bareskrim Polri per 25 November 2016, apalagi setelah rekening mereka dibekukan Bareskrim Polri melalui OJK (29/11/2016), hingga kini pengembalian dana “investasi” itu tak kunjung muncul.

“Datang lagi ke Kang Eka, selain bersilaturahmi tentu mendikusikan langkah terbaik bagi anggota Koperasi CSI,”papar Hari yang punya Surat Kuasa yang ditandatangani Yahya dan Iman Santoso di atas meterai saat di Bareskrim Polri pada 9 Januari 2017.

Kala disinggung, perkembangan terakhir kasus yang menasional ini hingga pertengahan Maret 2017, utamanya di Cirebon sudah sejauh mana? Hari menjelaskan kini di kantor pusat Koperasi CSI, para pengurus dengan caranya tersendiri sedang mengupayakan dengan cara yang “aneh” – mengabaikan kepentingan anggota koperasi.

“Kebijakan mereka sangat menyakitkan para anggota. Para pengurus elit, kerap berkelit dan sukar ditemui. Yang keluar hanya isyu-isyu dan janji pengembalian, tanpa kepastian. Malah pengembaliannya dicicil. Ini makin tak jelas formatnya,” ujar Hari yang diiyakan oleh lebih dari 20 anggota Forkoma CSI yang menyertainya.

Menkop Apa Kabar?

Bagi Eka Santosa, guliran kasus ini kala dikonfirmasi:”Perlu segera selain Bareskrim Polri dan OJK, di luar penanganan hukum yang berjalan saat ini, MenKop beserta jajarannya di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota Cirebon, segera turun tangan”, serunya –“Sampai sekarang diketahui umum ini koperasi legal. Aneh Menkop tak bersuara sedikit pun. Disinyalir pura-pura tak tahu..”, ujarnya sambil menunjukkan setumpuk berkas berisikan legalisasi akta notaris berdasarkan Keputusan Menkop dan UKM Nomor 1162/BH/M.KUKM.2/V/2014.

Lainnya, “Astro” Rizky Ramdani dari Gerakan Hejo yang selama ini bersama Riri Angelita menangani kasus ini dari segi hukum, kembali mengingatkan, para pengurus: “Mereka tak punya niat baik. Hanya mengeluarkan janji-janji manis belaka. Hak anggota, sama sekali diabaikan. Jangan percaya pengurus …”.

Boleh dikata pertemuan malam itu yang salah satunya dihadiri anggota yang baru terlibat di Forkoma CSI, mengaku bernama Andi dari Bekasi Jawa Barat dan pernah memasukkan dananya sekitar Rp. 500 juta rupiah sekitar 4 bulan sebelum rekening Koperasi CSI dibekukan:”Saya apresiasi perjuangan Forkoma CSI hingga ke DPRD Jabar, DPD, Bareskrim Polri, maupun OJK, makanya saya bergabung.Ini forum yang jelas memperjuangkan anggota koperasi”, tutupnya yang sebelumnya secara sendirian pernah menemui para pengurus pusat di Cirebon yang ternyata – “Hanya didiamkan oleh pengurus !”. (gun)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply