Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Gelar Rakorda, DPD HNSI Bahas Nasib Nelayan

Gelar Rakorda, DPD HNSI Bahas Nasib Nelayan - Aksi.co

Penulis Aksi | Sunday 12 March 2017

Sekedar mengingatkan pada 3 Februari 2017 lalu di Cisolok Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi terjadi penyerangan fisik ke bangunan Polsek setempat. Peristiwa ini melibatkan ratusan nelayan setempat, dipicu oleh kesalah-pahaman kala razia penangkapan benur lobster berlangsung. Kasus ini sempat me-nasional.

Pangkal permaslahan kasus Cisolok dan daerah lainnya, dipicu oleh kesalah-pahaman di lapangan di antaranya setelah muncul: Permen l Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan dengan perubahannya. Permen 56 Tahun 2016, dan Permen 2 Tahun 2015, beserta perubahan Permen 71 Tahun 2016.

Salah satunya berdasarkan perisriwa di atas, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) pada 14 Maret 2017 di Hotel Topaz Jl. Dr, Junjunan No 153, Sukagalih – Pasteur Bandung, akan digelar Rapat Koodinasi Daerah (Rakorda). “Ini melibatkan 11 pengurus DPC HNSI ikan tangkap di daerah pesisir dan 2 lainnya di kabupaten atau kota se Jabar yang punya potensi ikan budi daya”, papar H Nandang Permana Ketua DPD HNSI Jabar yang didampingi Chevy Epi Sutisna selaku Ketua Panitia.

Terungkap pula dalam agenda Rakorda ini yang rencananya akan dibuka oleh Sekda Jabar Iwa Karniwa – muara bahasannya menyangkut nasib nelayan tangkap dan budidaya di Jawa Barat. “Dari segi draft terdiri atas perlindungan hukum, pendidikan dan pelatihan teknologi, serta peningkatan nilai jual tangkapan dan budidaya,” papar Chevy (11/3/2017) di Sekertariat DPD HNSI Jabar Jl. Dago Pakar Barat No. 9 b Bandung, yang mengingatkan juga akan membahas isyu kenelayanan terkini di lapangan dan tataran perencanaan. (HS/SA)

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply