Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Kades se-Kecamatan Sukamantri Sambangi Gerakan Hejo

Kades se-Kecamatan Sukamantri Sambangi Gerakan Hejo - Aksi.co

Penulis Aksi | Thursday 11 May 2017

Kades se-Kecamatan Sukamantri Sambangi Gerakan HejoPerwakilan para Kepala Desa se-Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis, Kamis malam 11 Mei 2017 hadir di Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa. Yang hadir di antaranya Oo Bukhori SP, Kepala Desa Sindanglaya; Ateng Nuryaman, Kepala Desa Mekarwangi; dan Endang Dahrimi, Kepala Desa Tenggeraharja. Ketiganya diantara H. Nana, pengusaha besi di Bandung asal Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis yang telah lama menggeluti usaha peternakan ayam di daerah asalnya.

“Datang langsung ke sini, selain minta petunjuk ke sesepuh kami Kang Eka selaku Ketua Umum Gerakan Hejo. Siapa tahu, ada solusi soal transportasi. Demi kelancaran hasil bumi yang diangkut ke Bandung,” papar H Nana yang diiyakan oleh rekan-rekannya.

Menurut Eka Santosa, keluhan paling menonjol selain soal menurunnya kualitas lingkungan di daerahnya, di antaranya transportasi.

“Mereka inginkan transportasi lancar utamanya di sekitar daerah banjir Rancaekek Kabupaten Sumedang. Terbukti, soal kemacetan di sekitar pabrik Kahatex, sangat mereka keluhkan. Beberapa jam saja kena macet, harga hasil bumi bisa turun drastis di pasar Kota Bandung,” ungkap Eka.

Menurut Oo Bukhori daerahnya yang merupakan salah satu pemasok utama hasil pertanian cabe, jahe, kopi, tomat, serta ternak ayam dan sapi.

“Sedikitnya 3 ton produk kami setiap minggu dikirim ke Bandung, sebagaian ke ibukota Jakarta. Nah, kalau soal transportasi di sekitar Rancaekek tak lancar, ini merugikan kami,” ungkap Oo.

Sementara menurut Ateng dan Endang, kehadiran kami ini khusus soal bagaimana memperlancar transportasi di sekitar Rancaekek.

“Ini kami ketahui, Kang Eka sudah beberapa kali mengkritisinya di berbagai kesempatan. Makanya, kami hair ke sini mala ini,” katanya.

Bagi Eka Santosa sendiri, kehadiran mereka ini banyak memberi masukan bagaimana sebaiknya desa itu dikelola dengan lebih baik.

“Ini ada kesesuaian dengan prinsip saya yakni desa kuat negara kuat. Soal tiada solusi sarana perhubungan di sekitar Rancaekek, ini akan terus diupayakan. Setidaknya, pimpinan di Jabar yang terkait jangan seperti macan kertas selama bertahun-tahun ini,” pungkas Eka.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply