Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Habib Rizieq Janji Senin Penuhi Panggilan Polda Jabar

Habib Rizieq Janji Senin Penuhi Panggilan Polda Jabar - Aksi.co

Penulis Aksi | Saturday 11 February 2017

Habib RizieqPenjemputan paksa terhadap Habib Rizieq urung dilakukan, setelah mangkir atas dua kali pemanggilan yang dilakukan Polda Jawa Barat. Hal itu berkaitan dengan kesediaannya untuk hadir dan menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat pada Senin, 13 Februari 2017.

“Kami sudah mendapat konfirmasi dari kuasa hukum, bahwa yang bersangkutan akan datang Senin depan,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Yusri Yunus, Sabtu 11 Februari 2017.

Pernyataan tersebut dikemukakan menyusul tidak hadirnya Rizieq pada jadwal pemanggilan kedua yang sedianya dilakukan pada Jumat, 10 Februari 2017 silam. Pemanggilan ini sejalan dengan status Rizieq sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik. Berdasarkan keterangan tim kuasa hukum, ketidakhadiran kali ini berkaitan dengan waktu yang dinilai kurang pas. Maka pihaknya berharap pemanggilan bisa ditunda.

Yusri mengatakan, sebenarnya Polda Jawa Barat bisa melakukan penjemputan secara paksa saat tersangka tidak hadir pada pemanggilan kedua. Namun upaya tersebut tidak dilakukan, karena pihak tersangka sudah mulai menunjukkan sikap kooperatif.

“Kami berharap tersangka bisa kooperatif dengan hadir pada hari Senin, termasuk dengan tidak mengerahkan massa,” ujarnya.

Mengenai kesediaan untuk hadir dan menjalani pemeriksaan pada Hari Senin, hal tersebut dibenarkan tim kuasa hukum, Kapitra Ampera. Dia juga mengemukakan bahwa kedatangan itu tidak akan disertai pengerahan massa. “Nanti paling didampingi kuasa hukum saja,” ujarnya.

Sebagai catatan, kasus yang menjerat Rizieq ini berkaitan dengan ceramah yang dilakukan di Lapang Gasibu Kota Bandung pada 2011 silam. Bagian di dalam ceramah tersebut dinilai mengandung unsur penghinaan terhadap Pancasila serta pencemaran nama baik. Maka secara resmi dilaporkan ke Mabes Polri. Selanjutnya penanganan dilakukan di Mapolda Jawa Barat sesuai dengan lokasi kejadian.

Dalam perkembangannya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat menindaklanjuti dengan memeriksa sejumlah saksi, hingga akhirnya menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka pada akhir Januari silam. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah gelar perkara ketiga.

Kendati berstatus sebagai tersangka, Rizieq tidak ditahan. Hal itu berkaitan dengan ancaman hukuman yang secara kumulatif kurang dari lima tahun. Pasal 154 ancaman pidana 5 tahun sedangkan pasal 320 ancaman sembilan bulan.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply