Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Sopir Angkot Cimindi-Cimahi Minta keringanan Badan Hukum

Sopir Angkot Cimindi-Cimahi Minta keringanan Badan Hukum - Aksi.co

Penulis Mochammad Gungun | Thursday 10 March 2016

Sejumlah pengemudi angkutan umum kota (angkot) jurusan Cimahi-Cimindi memilih tak beroperasi dan memarkir kendaraan di Terminal Cimindi Jalan. Mahar Martanegara Kota Cimahi, Kamis (10/3/2016). Mereka minta keringanan atas kewajiban kepengurusan badan hukum sesuai amanat UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan.

Ditemui di lokasi, Ketua Kelompok Kerja Unit (KKU) angkot jurusan Cimahi-Cimindi Ari Wibowo yang dikenal dengan panggilan Aples, mengatakan, mulai 2016 perpanjangan KIR dan perizinan lainnya dirasa lebih sulit. “Syaratnya harus punya badan hukum. Kami baru bentuk Koperasi Cimahi-Cimindi (Kocimi) tapi belum bisa diresmikan sehingga belum berlaku,” ujarnya.

Perwakilan pengemudi angkot pun diterima oleh jajaran Dishub Kota Cimahi untuk beraudiensi. Jumlah armada angkot jurusan tersebut mencapai 115 unit, dari jumlah tersebut yang aktif sekitar 92 unit. Sebelum koperasi terdaftar, lanjut Aples, pihaknya meminta kebijakan dari Dishub Kota Cimahi. “Kalau bisa diijinkan untuk perpanjangan izin dan bayar pajak. Kami berjanji bakal bikin badan usaha, selama itu diproses minta kebijakan dari pemerintah,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kabid. Angkutan Dishub Kota Cimahi Ruswanto menyatakan, ketentuan penyedia jasa angkutan umum harus berbadan hukum sesuai Undang-undang 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ini sudah aturan yang jadi ketentuan bahwa angkot harus berbadan hukum. Itu semestinya sudah sejak 2009 diterapkan, namun memang baru dilaksanakan mulai Januari 2016,” ujarnya.

Menurut Ruswanto, pengemudi angkutan memiliki dua opsi mensikapi aturan tersebut. “Membentuk badan hukum atau ikut badan hukum yang sudah ada. Bentuknya bisa koperasi dan lain-lain,” ucapnya.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply