Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Pengusaha Harus Siap dengan Keadaan Penuh Ketidakpastian

Pengusaha Harus Siap dengan Keadaan Penuh Ketidakpastian - Aksi.co

Penulis Aksi | Friday 4 September 2015

Jodi JanitraKetua Umum BPD HIPMI Jawa Barat masa bakti 2015-2018 Jodi Janitra mengatakan, seorang pengusaha harus siap dengan keadaan penuh ketidakpastian. Namun harus tetap optmis.

HIPMI sendiri sebagai kumpulan anak-anak muda pemberani dan tangguh akan terus mengobarkan semangat nasionalisme. Dengan keadaan eekonomi Indonesia saat ini, dalam berbisnis harus terus mencari solusinya.

Sebab, dalam berbisnis, pengusaha kadang menghasilkan, kadang pula tidak. “Yang pasti, menjadi seorang harus nekat tetapi tetap terukur”, tegasnya.

Jodi mengatakannya Kamis malam (3/9) saat menggelar Press Conference, di Bober Tropica jalan Sumatera Bandung yang dihadiri Ketua Steering Commitee, Oke D.Junjunan, Ketua Organizing Commitee Musda XV BPD HIPMI Jabar, Zoelkifli M.Adam, mantan Sekertaris Umum BPD HIPMI Jabar Avip Firrmansyah dan Forum Wartawan Online (FWO).

Ia memaparkan, dalam memimpin BPD HIPMI Jabar, ia akan memberanikan diri teriak-teriak bila ada suatu masalah. Contohnya, saat ini saja, pemerintah masih kurang tepat memberi bantuan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Namun HIPMI pusat saat ini sedang memperjuangkan permodalan untuk UKM senilai Rp. 25 triliun. Kita harus meniru negara Tiongkok, karena disana pemerintahnya memberi stimulus kepada pelaku usaha sehingga Tiongkok menjadi maju,” kata Jodi.

Ke depan, rencananya ia akan memotong jalur distribusi beras dimulai dari Cianjur. Tujuan utama adalah agar produsen punya margin dan buyer mendapatkan harga beras lebih murah. Hal ini dilakukan karena di Indonesia masih banyak calo.

Ia menguraikan pula beberapa program yang akan dilakukan di antaranya, akan membuat kantor representatif di kawasan Jalan Cilaki Bandung. Di kantor ini nantinya akan mengolah yang sekedar obrolan menjadi sketsa bisnis dan menghitung manajemen resiko. Jadi bukan sekedar konsep saja.

Di akhir paparannya, Jodi menguraikan, selaku Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat akan mengawali tugas dengan silaturahmi dan keliling BPC. “Saya akan mengundi BPC mana dulu yang akan dikunjungi,” katanya.

Jodi Janitra terpilih menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat berkat dukungan 75 suara sedangkan kompetitornya Mustopa Dwi Putra hanya mengantongi 31 suara.

Jodi setelah terpilih menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Jabar akan memenuhi janji-janjinya, di antaranya, meningkatkan ekonomi kerakyatan, mengajak seluruh anggota HIPMI Jabar melakukan bisnis bersama, membangun sekretariat pusat BPD HIPMI Jabar untuk mobilisasi organisasi, membuat aplikasi BPD HIPMI Jabar untuk mempermudah deal bisnis dan membuat pakta integritas yang isinya jika visi-misi tidak terealisasi dalam 6 bulan, ia bersedia mundur.

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co