Username

Password

Remember me

Register

Recover password

Agus Santoso Deklarasikan Diri Jadi Calon Ketua IKFH UNPAD

Agus Santoso Deklarasikan Diri Jadi Calon Ketua IKFH UNPAD - Aksi.co

Penulis Aksi | Monday 17 August 2015

agus santosoWakil Ketua PPATK, Agus Santoso Mendeklarasikan Diri Menjadi Calon Ketua IKFH UNPAD. Didampingi calon Sekjen, Irawati Hermawan, Agus Santoso mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua IKFH UNPAD periode 2015-2019.

Ditanya mengapa seorang pejabat tinggi Negara mau mengurusi urusan terbilang kecil, Agus mengaku bahwa hal tersebut merupakan panggilan untuk membangun almamater. Adalah anak-anak muda alumni FH UNPAD yang menggerakkan dirinya untuk maju sebagai calon ketua. Agus Santoso adalah wakil ketua PPATK saat ini dan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Bank Indonesia.

Dikenal sebagai pejabat yang vocal dan tidak kenal takut, namun tetap sederhana dalam berpenampilan, tidak kaku dan dekat dengan anak muda. Tidak heran dukungan terhadap Kang Agus, nama panggilannya, berdatangan. Dalam tiga hari setelah pendeklarasian dirinya, tidak kurang dari 25 wakil angkatan menyatakan dukungan. Agus Santoso akan didampingi oleh Irawati Hermawan, SH. C.N, M.H sebagai ahli hukum infrastruktur dan saat ini duduk sebagai CEO dan Managing Partner Law Firm Hermawan Juniarto yang merupakan kantor konsultan hukum terkemuka di Jakarta.

 

Profil Agus Santoso,SH,LL.M

Haji Agus Santoso, SH, LL.M lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 9 Agustus 1960. Ia adalah anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan suami-istri, Drs Soetantio Hadiwarsito dan DR Retnowulan Soetantio SH. Ayahnya, Drs Soetantio Hadiwarsito, adalah Pensiunan Bank Indonesia, sedangkan ibunya, DR Retnowulan Soetantio SH, adalah mantan Hakim Agung Republik Indonesia, mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan Universitas Parahyangan, Bandung.

Agus Santoso menikah dengan Hj Juli Widiastuti SH dan dikarunia seorang anak perempuan bernama Gita Annisa. Saat ini ia tinggal di daerah Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Agus Santoso saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK) untuk masa tugas 2011-2016, dan masih menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) sejak tahun 2010 sampai dengan sekarang.

Sebagai Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso memili ruang lingkup tugas sebagai berikut. Pertama, mengkoordinasikan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme. Kedua, mengelola data dan informasi PPATK. Ketiga, memastikan pengawasan terhadap kepatuhan pihak pelapor. Keempat, mengkoordinasikan proses analisis dan pemeriksaan untuk menjadi Laporan Hasil Analisis (LHA) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Agus Santoso pernah memperolah penghargaan tingkat nasional, yaitu Penghargaan Pemberdayaan Masyarakat di Aceh dalam (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GM) dan Prekursor Narkotika) dari Kepala BNN tahun 2011.

Agus Santoso menempuh pendidikan formal di Sekolah Dasar di SDK Yahya, Bandung, berijazah tahun 1972; Sekolah Menengah Pertama, SMPK Yahya, Bandung, berijazah tahun 1975; Sekolah Menengah Atas, SMA Santa Maria, Bandung, berijazah tahun 1979; Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung, Jurusan Hukum Perdata, berijazah Sarjana Hukum (SH) tahun 1983 dengan memperoleh penghargaan prestasi akademik; Faculteit der reschtswetenschap, Rijks Universiteit Leiden, Belanda, Jurusan Public International Law, berijazah Master of Law (LL.M) tahun 1997 dengan memperoleh penghargaan prestasi akademik; kemudian terakhir, Faculteit der reschtswetencshap, Rijks Universiteit Leiden, Belanda, jurusan Meta Juridicia, sebagai peserta jenjang S3 (AIO-Asistent in Opleidingen) di bidang Hukum Kebanksentralan, tahun 1998-2001.

Selain pendidikan formal, Agus Santoso juga menjalani pendidikan semasa karir dan memperoleh penghargaan pada masa pengabdian, yaitu: Pendidikan Calon Pegawai Muda Bank Indonesia (1984); Pembekalan bagi Manajer Lini (1990); Inhouse training untuk Toefl Preparation, American Language Training (1995); Inhouse training Bahasa Belanda, Erasmus Huis (1996); Diklat Lanjutan I (1995); Diklat Lanjutan II (2005); Sekolah Staf Pimpinan Bank Indonesia (SESPIBI) Angkatan XXVIII, dengan penghargaan terbaik kedua (2008); Penghargaan Masa Pengabdian 20 tahun dari Gubernur Bank Indonesia (2005); Penghargaan Masa Pengabdian 25 tahun dari Gubernur Bank Indonesia (2010).

Agus Santoso juga pernah mendapatkan beasiswa dan Penghargaan Prestasi Akademik, di antaranya: beasiswa ikatan dinas dari Bank Indonesia untuk menempuh pendidikan (S1) di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (1980-1983); penghargaan prestasi akademik dari Dekan Fakultas Hukum UNPAD (1983); beasiswa ikatan dinas dari Bank Indonesia untuk menempuh pendidikan (S2) di Faculteit der rechtswetenschap, Rijks Universiteit Leiden, Belanda (1996-1997); pengharagaan prestasi akademik dari Dekan Faculteit der rechtswetenschap, Rijks Universiteit Leiden, Belanda (1997); dan beasiswa ikatan dinas dari Bank Indonesia untuk menempuh pendidikan (S3) di Fakulteit der rechtswetenschap, Rijks Universiteit Leiden, Belanda (1998-2001).

Facebook Comments

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

© Copyright 2018 Aksi.co